Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kota Tangerang · 30 Apr 2024 ·

Rempug Stunting Kota Tangerang, Sekda: Kolaborasi Kunci Penanganan Stunting


 Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman saat buka Rempug Stunting Kota Tangerang. Foto: ist Perbesar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman saat buka Rempug Stunting Kota Tangerang. Foto: ist

Kota Tangerang – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, menyerukan pentingnya kerja sama antar pihak dalam memerangi stunting di Kota Tangerang. Hal ini disampaikannya dalam Rembuk Stunting Tingkat Kota Tangerang Tahun 2024, yang berlangsung di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Selasa (30/4).

Rembuk Stunting ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Tim Percepatan Penurunan Stunting, Kepala Puskesmas, Dekan Fakultas Kesehatan UMT, Camat dan Lurah se- Kota Tangerang, Kementerian Kesehatan, dan Bappeda Kabupaten Sumedang.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Tangerang, menyampaikan, target penurunan stunting di Kota Tangerang pada tahun 2024. Pemkot Tangerang berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan semua pihak dalam memerangi stunting.

“Penanggulangan stunting membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, karena ini merupakan masalah yang kompleks. Oleh karena itu, melalui Rembuk Stunting, menjadi langkah penting untuk memastikan integrasi dan koordinasi dalam upaya penurunan stunting di Kota Tangerang,” ujar Sekda dalam sambutannya.

Herman, menyebut, salah satu program unggulan Pemkot Tangerang dalam memerangi stunting adalah Gerakan Anak Tangerang Sehat dan Cerdas. “Gerakan ini mendorong kolaborasi antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam melaksanakan intervensi stunting secara menyeluruh,” ucapnya.

Sekda, mengatakan, Pemkot Tangerang telah dan terus melakukan berbagai upaya dalam mengatasi stunting. Namun kata Herman, masih terdapat kendala dalam penurunan stunting di Kota Tangerang.

“Salah satu kendalanya adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat tentang stunting. Oleh karena itu, Pemkot Tangerang terus berupaya meningkatkan sosialisasi dan edukasi tentang stunting kepada masyarakat,” jelasnya.

Sekda, berharap, seluruh pihak dapat berpartisipasi aktif dalam mewujudkan Kota Tangerang bebas stunting sesuai dengan Peraturan Wali Kota Tangerang Nomor 114 Tahun 2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

“Untuk mencapai target penurunan stunting, membutuhkan komitmen dan kerja sama dari semua pihak, termasuk masyarakat dan lintas sektor di wilayah,” pungkasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015

1 Agustus 2026 - 22:35

Pemkot Tangerang Bergerak Cepat Amankan Lansia Terlantar di JPO Stasiun Tanah Tinggi

1 Agustus 2026 - 17:03

Maryono Panen Raya Kampung Wisata Keramba 22 Kota Tangerang Capai 200 Kilogram

1 Agustus 2026 - 15:02

Pemkot Gelar Potongan Pajak hingga 45 Persen, Sachrudin Ajak Warga Manfaatkan Pesta Diskon Kemerdekaan

1 Agustus 2026 - 11:06

Tak Hanya Pembangunan Fisik, Sachrudin Perkuat Fondasi Iman dan Kebersamaan

31 Juli 2026 - 22:01

Belanja BBM dan Servis Kendaraan Jadi Temuan BPK, Aktivis Minta APH Periksa PPTK DLH Kota Tangerang

31 Juli 2026 - 12:59

Trending di Kota Tangerang