Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kota Tangerang · 2 Mei 2024 ·

Pj Wali Kota Nurdin: Peran Kader, Ransel, Asmara, PPM, Bukti Atensi Pemkot Cegah TBC


 Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, saat menjadi pembicara dalam acara Talkshow Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkulosis dalam rangkaian Puncak Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS). Foto: ist Perbesar

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, saat menjadi pembicara dalam acara Talkshow Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkulosis dalam rangkaian Puncak Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS). Foto: ist

Kota Tangerang – Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, didaulat sebagai salah satu pembicara dalam acara Talkshow Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkulosis dalam rangkaian Puncak Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS), yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pj, menjabarkan, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk meminimalisir masyarakat yang teridentifikasi TB mulai dari program preventif hingga kuratif.

“Dimulai dari program – program yang disiapkan oleh Pemkot Tangerang, termasuk ketersediaan anggaran untuk penanganan TB,” ujar Dr. Nurdin, dalam acara yang berlangsung di Pos Bloc, Jakarta, Kamis (2/5).

Dalam urusan penanganan TB, lanjut Pj, Pemkot Tangerang melibatkan lebih dari 1.000 kader Posyandu yang ada di Kota Tangerang yang disebut kader Aksi Skrining Mandiri Berbasis Masyarakat TB (Asmara TB), yang bertugas melakukan skrining awal bagi masyarakat terindikasi TB serta melakukan pendampingan bagi para penderita TB.

“1 (satu) Posyandu 1 (satu) kader, dan di Kota Tangerang ada 1.200 Posyandu,” beber Dr. Nurdin.

Tak hanya itu, sejak tahun 2022 Pemkot Tangerang juga melibatkan peran serta dari pelajar di Kota Tangerang sebagai pemberi edukasi kepada sesama pelajar dan juga kepada keluarga tentang pencegahan dan pengobatan TB lewat program Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC (RANSEL TBC) di Sekolah.

“RANSEL TBC mengintegrasikan edukasi dan skrining TBC dengan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang ada di setiap sekolah,” jelasnya.

Lebih lanjut, alumnus Universitas Indonesia ini, juga menambahkan, Pemkot Tangerang juga melakukan strategi Public Private Mix (PPM) yang merupakan strategi kolaboratif dengan melibatkan rumah sakit swasta untuk melayani masyarakat yang terjangkit TB, baik untuk pemeriksaan maupun pengobatan.

“Di Kota Tangerang terdapat 33 RS swasta ditambah 1 RS milik Pemda, semua faskes melayani pasien TBC dengan pembiayaan yang dicover melalui UHC dan juga BPJS kesehatan,” pungkas Dr. Nurdin. [red]

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sambut Kemerdekaan, Sachrudin: Ayo Semarakkan dan Manfaatkan Berbagai Layanan Pajak!

3 Agustus 2026 - 12:51

Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015

1 Agustus 2026 - 22:35

Pemkot Tangerang Bergerak Cepat Amankan Lansia Terlantar di JPO Stasiun Tanah Tinggi

1 Agustus 2026 - 17:03

Maryono Panen Raya Kampung Wisata Keramba 22 Kota Tangerang Capai 200 Kilogram

1 Agustus 2026 - 15:02

Pemkot Gelar Potongan Pajak hingga 45 Persen, Sachrudin Ajak Warga Manfaatkan Pesta Diskon Kemerdekaan

1 Agustus 2026 - 11:06

Tak Hanya Pembangunan Fisik, Sachrudin Perkuat Fondasi Iman dan Kebersamaan

31 Juli 2026 - 22:01

Trending di Kota Tangerang