Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Banten · 23 Apr 2026 ·

Pemprov Banten: Aglomerasi Jabodetabekpunjur Dapat Perkuat Kerja sama Pembangunan


 Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten Wawan Gunawan saat menghadiri acara diskusi Sustainable Aglo City Summit 2026 di Haris Hotel, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Foto: ist Perbesar

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten Wawan Gunawan saat menghadiri acara diskusi Sustainable Aglo City Summit 2026 di Haris Hotel, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Foto: ist

Kabupaten Tangerang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyambut baik penguatan wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak dan Cianjur (Jabodetabekpunjur) yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang. Kolaborasi itu akan menghasilkan banyak kebijakan positif serta memperkuat kerja sama antardaerah.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten Wawan Gunawan saat menghadiri acara diskusi Sustainable Aglo City Summit 2026 di Haris Hotel, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Kamis (23/6/2026).

Dalam diskusi itu dibahas berbagai persiapan seminar nasional yang menjadi tahapan kedua persiapan penguatan wilayah aglomerasi Jabodetabekpunjur yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 April 2026. Hadir Menko Pangan Zulkifli Hasan, Wamendagri Aria Bima, Ignasius Jonan serta sejumlah peneliti. Hadir pula seluruh perwakilan dari Provinsi Banten, Jakarta, dan Jawa Barat.

Wawan mengatakan, ada tiga isu utama yang akan dibahas dalam forum tersebut. Pertama, penguatan transportasi publik, pengelolaan sampah serta ketahanan pangan.

“Secara teknis beberapa kerja sama sudah kita jalankan, seperti konektivitas transportasi publik antara Banten dengan Jakarta,” katanya.

Wawan meyakini, dengan penguatan wilayah aglomerasi yang berkelanjutan, akan muncul dampak positif terhadap percepatan pembangunan, aksesibilitas warga serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Apalagi nanti seluruh daerah di Banten terlibat aktif,” katanya.

Sekda Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menilai, penguatan wilayah aglomerasi Jabodetabekpunjur sangat mendesak untuk diperkuat sehingga seluruh daerah mampu lebih maju dan memberikan dampak bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan nanti bisa dikembangkan, baik dari Pemprov Banten, DKI Jakarta maupun Jabar,” katanya.

Menurut Soma, penguatan wilayah aglomerasi ini sejatinya sudah dirancang Bappenas. Oleh karena itu, Pemkab Tangerang berinisiasi untuk memulainya dari wilayah Jabodetabekpunjur.

“Oleh karena itu saya minta semuanya aktif memberikan kontribusi berbagai pemikirannya,” katanya.[red]

Artikel ini telah dibaca 244 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni Tegaskan Komitmen Pemprov Banten Dukung Program Makan Bergizi Gratis

4 Agustus 2026 - 14:10

Perubahan Logo Bank Banten, Transformasi Berkelanjutan Dengan Semangat Perubahan

3 Agustus 2026 - 22:49

Satu Dekade Bank Banten Dinilai Semakin Kuat, Ketua DPRD Banten Ajak Pemda Perkuat Kolaborasi

3 Agustus 2026 - 20:44

HUT ke-10, Bank Banten Siap Menjadi Bagian Penting Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten

3 Agustus 2026 - 20:36

Sambut Satu Dekade, Bank Banten Siap Melesat dan Bertransformasi

3 Agustus 2026 - 19:31

Terima Audiensi BEM Nusantara, Sekda  Banten Deden Apriandhi Sampaikan Apresiasi 

3 Agustus 2026 - 19:13

Trending di Banten