Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kota Tangerang Selatan · 7 Mei 2023 ·

Menparekraf Sandiaga Uno Kunjungi Ekowisata Keranggan Kota Tangerang Selatan


 Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno di tengah Pengurus Pokdarwis Ekowisata Keranggan Kota Tangerang Selatan. Foto: istimewa Perbesar

Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno di tengah Pengurus Pokdarwis Ekowisata Keranggan Kota Tangerang Selatan. Foto: istimewa

Kota Tangsel – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno secara khusus berkunjung dan melihat langsung salah satu Desa Wisata dari 75 Desa Wisata Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023, yaitu Desa Wisata Ekowisata Keranggan Kota Tangerang Selatan.

Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa Kampung Ekowisata Kranggan memiliki potensi yang sangat unggul. Selain dari segi ekonomi kreatif yang berhasil dikembangkan masyarakat sekitar, Ia juga takjub melihat kelestarian alam yang masih terjaga meski dikelilingi hiruk pikuk perkotaan.

“Hari ini di tengah kota Tangsel yang semua permukiman kita masih bisa temui suasana asri. Ada di tengah-tengah pedesaan. Kami ucapkan selamat kepada Kampung Ekowisata Kranggan sebagai 75 desa wisata terbaik,” ungkap Sandiaga Uno.

Dengan terjaganya kelestarian alam ini, diharapkan pembangunan pedesaan juga dapat membangun masyarakat Indonesia.

“Diharapkan dapat menstimulus perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan bersyukur, salah satu desa di wilayahnya ini dapat menjadi kebanggan masyarakat Tangsel, khususnya Kranggan, Setu, Tangsel.

“Alhamdulillah kampung Ekowisata Kranggan jadi salah satu potensi unggulan dari kementerian Pariwisata, dan didukung oleh Pemprov Banten. Kami pemkot bahagia sekali bagaimana para pelaku kria di desa wisata ini bisa bagaimana semangat hidup, kita kembangkan bersama. Karena potensinya sangat luar biasa,” ungkapnya.

Keunggulan Kampung Ekowisata Kranggan ini, kata Pilar, tak hanya ditonjolkan dari alamnya saja. Namun juga diperlihatkan dari banyak produk unggulan masyarakatnya.

“Tadi saya lihat ada kria dari kulit gedebong pisang, terus ada kerupuk kulit pisang, dan kerupuk kulit singkong. Ini ide ini sebetulnya sudah lama, pasarnya ada tapi rasanya dengan support Kemenkraf kami minta dukungannya agar produk ini dapat lebih dipasarkan di pasar nasional dan banyak wisatawan hadir datang ke Desa Kranggan ini,” katanya.

Pilar berkomitmen, pembangunan desa wisata ini tak hanya cukup sampai di sini. Namun Ia akan melakukan pembangunan selanjutnya terhadap desa-desa lainnya.

“Kini kita sedang mengembangkan beberapa desa kreatif dengan tema-temanya. Kalau desa wisata Kranggan ini kan destinasi desa budaya sunda dan ekowisata. Juga ada, kami sedang mengembangkan desa wisata Jawa yang ada di Pondok Betung di Wadasari dan ada desa-desa lainnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui Ekowisata Keranggan merupakan satu-satunya wisata berbasis masyarakat di Tangsel yang dikelola oleh kelompok sadar wisata (pokdarwis) dan sudah terintegrasi.

Kampung Ekowisata Keranggan secara geografis dilintasi Sungai Cisadane. Banyak atraksi dan paket wisata menarik yang ditawarkan oleh Kampung Ekowisata Keranggan.

Wisatawan bisa mencoba jungle track yaitu menyusuri jalan-jalan setapak di lingkungan Kampung Ekowisata Keranggan.

Naik perahu menyusuri Sungai Cisadane menjadi petulangan yang menakjubkan yang bisa dilakukan di tempat wisata ini.

Menariknya, pengunjung juga bisa melihat aktivitas UMKM warga berupa home industry yang memproduksi makanan khas Keranggan.

Mereka memproduksi aneka keripik seperti opak, enye-enye, kembang goyang, keripik pisang, dan keripik singkong.

Produk olahan yang paling terkenal dari warga Keranggan adalah kacang sangrai yang renyah dan enak.

Pada Akhir Tahun 2022 yang lalu, Malam Anugerah Tangerang Pos Award 2022 memberikan penghargaan kepada pengurus Pokdarwis Ekowisata Keranggan Tangsel, Alwani dengan Kategori: Tokoh Penggerak. [red]

Artikel ini telah dibaca 126 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Benyamin Dorong Serpong Arts & Culture Festival Jadi Penguat Pariwisata Tangsel

3 Agustus 2026 - 15:54

Bulan Bakti Pramuka 2026 Dibuka, Tangsel Siapkan Generasi Berkarakter Lewat Prasiaga

1 Agustus 2026 - 20:07

Pemkot Tangsel Perkuat Pengendalian Banjir Lewat Pengerukan Sungai Ciputat

31 Juli 2026 - 16:53

BBWS Ciliwung Cisadane Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kelurahan Kranggan Kota Tangsel

18 Juli 2026 - 22:42

Tiga Gudang di Taman Tekno BSD Tangsel Kebakaran

8 Juli 2026 - 20:35

Menanti Perkembangan Kasus Pencemaran Sungai Cisadane, Sudah Ada Tersangka?

23 Juni 2026 - 04:13

Trending di Kota Tangerang Selatan