Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kabupaten Tangerang · 11 Agu 2025 ·

Habis Pagar Laut, Terbitlah Reklamasi Laut di Pesisir Tangerang, Kalung: Merusak Laut, Menunggu Bencana


 Penampakan Diduga Reklamasi Laut di Desa Tanjung Burung Kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang. Foto: ist Perbesar

Penampakan Diduga Reklamasi Laut di Desa Tanjung Burung Kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang. Foto: ist

Kabupaten Tangerang – Belum usai kasus dugaan pemalsuan dokumen SHGB pagar laut Tangerang yang menghebohkan, dimana perkembangan perkara tersebut hingga saat ini berkasnya dinyatakan belum P21 oleh kejaksaan hingga keempat tersangka ditangguhkan penahanannya oleh Bareskrim Mabes Polri.

Kini, menyeruak kembali kepermukaan penampakan reklamasi laut di pesisir Tangerang Utara tepatnya di Desa Tanjung Burung Kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah alat berat dan truk tanah sedang beroperasi  melakukan pengurugan di lokasi yang beberapa waktu ramai dengan bambu-bambu pagar laut.

Koordinator Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) Ade Yunus, menyampaikan keprihatinannya atas aktivitas yang berpotensi merusak biota laut dan Lingkungan Hidup tersebut.

“Ditengah advokasi kami dalam menolak alih fungsi Hutan Mangrove di Pesisir Tangerang, eh malah muncul aktivitas Reklamasi Laut, Please udah dong jangan rusak lingkungan pesisir,” Geram Ade, Senin (11/08/2025).

Ade menegaskan pihaknya tidak ingin menghambat iklim investasi, justru mendukung iklim investasi pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Kami mendukung iklim investasi pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, bukan yang merusak lingkungan apalagi merusak hayati ekosistem laut,” tegasnya.

Ade menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan advokasi dalam menjaga keanekaragaman hayati di pesisir Tangerang dalam berbagai bentuk aktivitas dan kegiatan.

“Kami tidak akan berhenti, hingga bumi dan Laut kami kembali pulih, karena Merusak Bumi sama dengan Menunggu Bencana,” Pungkasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 413 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Tangerang Dorong Para Kepala Desa dan BPD Jadi Teladan Tingkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat

3 Agustus 2026 - 17:01

Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama Pembangunan Empat Rumah Tidak Layak Huni di Sindang Jaya

3 Agustus 2026 - 16:46

Keren Jasa! Pemkab Tangerang Rekontruksi Jalan Ceplak–Penjamuran dan Jalan Penjamuran–Kronjo

3 Agustus 2026 - 14:35

Bupati Tangerang Dorong MD KAHMI Terus Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Dalam Pembangunan Daerah

1 Agustus 2026 - 15:09

Perkuat Organisasi dan Pelayanan Publik, Bupati Tangerang Rotasi Pejabat Tinggi Pratama

31 Juli 2026 - 19:00

Wabup Intan Dorong Semua Pihak Kuatkan Sinergi dan Kolaborasi Tingkatkan Kepedulian Terhadap Sampah

31 Juli 2026 - 18:59

Trending di Kabupaten Tangerang