Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Banten · 16 Jan 2023 ·

BPS: Penduduk Miskin di Provinsi Banten Naik 6,24 Persen


 Ibu Eha (81), Janda Lansia Warga Kelurahan Sukasari Kecamatan Tangerang Kota Tangerang, tinggal mengontrak hampir dua tahun terakhir belum menerima bantuan baik dari Pemerintah Pusat, Propinsi Banten Maupun Kota Tangerang. dengan alasan Nomor NIK tidak terdaftar sehingga Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dimilikinya tidak berlaku. Foto : Istimewa Perbesar

Ibu Eha (81), Janda Lansia Warga Kelurahan Sukasari Kecamatan Tangerang Kota Tangerang, tinggal mengontrak hampir dua tahun terakhir belum menerima bantuan baik dari Pemerintah Pusat, Propinsi Banten Maupun Kota Tangerang. dengan alasan Nomor NIK tidak terdaftar sehingga Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dimilikinya tidak berlaku. Foto : Istimewa

Kota Serang – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten merilis Persentase penduduk miskin di Provinsi Banten pada Hari Senin, (16/01/2023).

Berdasarkan data BPS yang dikutip dari laman banten.bps.go.id bahwa Persentase penduduk miskin di Provinsi Banten hingga September 2022 naik sebesar 6,24 persen, meningkat 0,08 persen poin terhadap Maret 2022 dan juga menurun 0,26 persen poin terhadap September 2021.

Jumlah penduduk miskin pada September 2022 sebesar 829,66 ribu orang, meningkat 15,64 ribu orang terhadap Maret 2022 dan menurun 22,62 ribu orang terhadap September 2021.

Perkembangan Kemiskinan di Provinsi Banten. Foto Grafik : BPS Provinsi Banten

Persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2022 sebesar 5,73 persen, naik menjadi 5,89 persen pada September 2022. Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada Maret 2022 sebesar 7,46 persen, turun menjadi 7,29 persen pada September 2022.

Dibanding Maret 2022, jumlah penduduk miskin September 2022 perkotaan naik sebanyak 19,72 ribu orang (dari 566,49 ribu orang pada Maret 2022 menjadi 586,21 ribu orang pada September 2022). Sementara itu, pada periode yang sama jumlah penduduk miskin perdesaan turun sebanyak 4,09 ribu orang (dari 247,54 ribu orang pada Maret 2022 menjadi 243,45 ribu orang pada September 2022).

Perbandingan Grafik Kemiskinan Di Perkotaan dan Pedesaan. Foto Grafik : BPS Provinsi Banten

Garis Kemiskinan pada September 2022 tercatat sebesar Rp598.748,-/kapita/ bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp433.368,- (72,38 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp165.380,- (27,62 persen).

Pada September 2022, secara rata-rata rumah tangga miskin di Banten memiliki 4,42 orang anggota rumah tangga. Dengan demikian, besarnya Garis Kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp2.646.466,-/rumah tangga miskin/bulan. [red]

 

Artikel ini telah dibaca 209 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Terima Audiensi BEM Nusantara, Sekda  Banten Deden Apriandhi Sampaikan Apresiasi 

3 Agustus 2026 - 19:13

Banten Masuk Lima Besar Investasi Nasional, Pemprov Optimistis Minat Investor Terus Tumbuh

3 Agustus 2026 - 17:54

Nyaris Penuhi Target, 5,1 Juta Warga Banten Sudah Mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis 

3 Agustus 2026 - 16:53

Gubernur Andra Soni dan Kapolda Banten Perkuat Sinergi Antisipasi Karhutla dan Kekeringan

3 Agustus 2026 - 13:03

Gubernur Andra Soni : Logo Baru Bank Banten Lambangkan Kepercayaan, Semangat dan Harapan

1 Agustus 2026 - 21:40

Program Trans Banten Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat

1 Agustus 2026 - 20:26

Trending di Banten