Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kota Tangerang Selatan · 22 Apr 2025 ·

Benyamin Davnie: Posyandu Instrumen Penting dalam Strategi Promotif dan Preventif Kesehatan


 Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie Saat Membuka acara Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu yang dirangkai dengan pengukuhan Tim Penggerak Posyandu Kota Tangsel, Selasa (22/4/2025). Foto: ist Perbesar

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie Saat Membuka acara Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu yang dirangkai dengan pengukuhan Tim Penggerak Posyandu Kota Tangsel, Selasa (22/4/2025). Foto: ist

Kota Tangsel – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan, posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Hal ini disampaikan dalam acara Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu yang dirangkai dengan pengukuhan Tim Penggerak Posyandu Kota Tangsel, Selasa (22/4/2025).

“Walaupun Posyandu ini bukan organisasi milik pemerintah, ini tetap inisiasi dari masyarakat, tapi pemerintah intens di situ. Ke depan, posyandu akan menjadi instrumen penting dalam strategi promotif dan preventif kesehatan,” ujar Benyamin.

Menurut Benyamin, posyandu bukan hanya tempat penimbangan balita, tetapi juga menjadi pusat layanan kesehatan bagi seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, anak-anak, hingga lansia.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK), pengajian ibu-ibu, dan kelompok masyarakat dalam mendukung keberlangsungan posyandu.

“Kita tahu sekarang berbagai macam penyakit juga bahkan dialami siapa saja, sejak usia muda bahkan, jadi itulah strategi pemerintah itu kan sekarang bukan lagi kuratif, tapi promotif dan preventif nah inilah peran posyandu, peran tim pembina posyandu, peran tokoh masyarakat dan kita semua tentunya berperan,” jelasnya.

Hal ini nantinya akan berelevansi dengan peningkatan angka harapan hidup yang ditargetkan lebih meningkat dari tahun 2023 yakni 75,64 tahun.

Di Kota Tangerang Selatan, saat ini terdapat lebih dari 5.000 posyandu yang tersebar di berbagai wilayah.

Pemerintah kota juga membentuk tim pembina Posyandu di tingkat kota hingga kelurahan, yang anggotanya berasal dari berbagai unsur, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD) dan tokoh masyarakat.[red]

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Benyamin Dorong Serpong Arts & Culture Festival Jadi Penguat Pariwisata Tangsel

3 Agustus 2026 - 15:54

Bulan Bakti Pramuka 2026 Dibuka, Tangsel Siapkan Generasi Berkarakter Lewat Prasiaga

1 Agustus 2026 - 20:07

Pemkot Tangsel Perkuat Pengendalian Banjir Lewat Pengerukan Sungai Ciputat

31 Juli 2026 - 16:53

BBWS Ciliwung Cisadane Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kelurahan Kranggan Kota Tangsel

18 Juli 2026 - 22:42

Tiga Gudang di Taman Tekno BSD Tangsel Kebakaran

8 Juli 2026 - 20:35

Menanti Perkembangan Kasus Pencemaran Sungai Cisadane, Sudah Ada Tersangka?

23 Juni 2026 - 04:13

Trending di Kota Tangerang Selatan