Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Nasional · 30 Mar 2026 ·

Tegas! Menteri Dody Hanggodo Lawan ‘Deep State’ dan Bersih-bersih Pejabat ‘Untouchable’


 Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat Meninjau Bendungan Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri. Foto: Tangkapan Layar IG @dody_hanggodo Perbesar

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat Meninjau Bendungan Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri. Foto: Tangkapan Layar IG @dody_hanggodo

Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo secara tegas membongkar adanya dugaan praktik “deep state” di internal Kementerian PU, termasuk indikasi pejabat setingkat direktur jenderal (dirjen) yang merasa kebal terhadap hukum dan pengawasan atau “Untouchable”.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dody usai membaca kejanggalan draf laporan setebal 50 halaman terkait dugaan penyimpangan anggaran di kementeriannya.

“Saya hanya mau mengonfirmasikan apa yang disampaikan Bapak Prabowo Subianto itu sangat-sangat benar, deep state itu ada di semua kementerian, terutama PU,” ujar Dody kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Minggu (29/3).

Dugaan praktik “Deep State” Sudah Lama

Menurut Dody dugaan praktik “Deep State” dan Indikasi pejabat yang  kebal terhadap hukum dan pengawasan atau “Untouchable”  tersebut sudah berlangsung lama dan menjadi kebiasaan di internal kementerian.

“Ada (deep state dan dirjen untouchable). Ini bukti yang sudah clear. Benar-benar clear, saya baca laporan itu melongo,” katanya.

Dody sudah curiga sejak awal, namun tidak menyangka seberani itu bahkan berani melawan dirinya selaku menteri.

“Saya sudah merasa ada deep state di Kementerian PU, tapi saya nggak pernah mengira sejauh ini mereka beraninya, even ke Menteri pun nggak peduli,” ujarnya.

Bakal Lakukan Rotasi Jabatan

Dody menegaskan akan melakukan audit internal serta melanjutkan langkah rotasi jabatan di posisi strategis sebagai upaya mencegah penyimpangan.

“Yang paling mudah itu sering-sering ganti kepala Baleg, Kasatker, PPK, karena uangnya di situ kan. Uangnya memang muter di PPK, Kasatker, Kepala Baleg, tapi memang ada alirannya ke atas. Paling benar diputar aja,” katanya.

Tekad Dody Hentikan Penyimpangan Anggaran 

Menurut Dody, praktik penyimpangan anggaran yang terjadi selama ini telah menjadi kebiasaan yang harus segera dihentikan.

“Aliran itu sudah biasa, kebiasaan yang tidak boleh dilanjutkan dan tidak seharusnya lagi dikerjakan,” pungkasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengurus Baru Gekrafs Sulteng Dilantik, Dan Resmi Berdiri di-seluruh Kabupaten Kota

28 Juli 2026 - 22:44

Konferensi Sungai Indonesia 2026 Satukan Komunitas Peduli Sungai Se-Indonesia

25 Juli 2026 - 12:46

BNI inisatif Melaporkan Skandal KUR Petani di Jember, Kawendra Apresiasi Dan Dorong Pembenahan Internal

14 Juli 2026 - 22:55

Jampidsus Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Pertambangan Mineral Bukan Logam

9 Juli 2026 - 07:54

Ahmad Chalil Gibran Resmi Mencalonkan Ketua Umum PB SEMMI Periode 2026-2028

6 Juli 2026 - 18:21

Mas Kawe Hadiri Segoro Topeng Kaliwungu 2026, Dukung Lumajang Jadi Destinasi Wisata Budaya Nasional

28 Juni 2026 - 19:16

Trending di Nasional